Bahasa Gaul

Penulis: Dhanya Ichsan – Pemerhati bahasa

Kadang cucu-cucu sering komplen ke ayah-ibunya, karena merasa tidak nyambung ngobrol dengan nenek atau kakeknya. Nah… Salah satu hambatan, mungkin kita tidak memahami bahasa yang mereka gunakan.  Untuk itu ada perlunya warga senior belajar Bahasa Gaul.

Dalam percakapan sehari-hari, anak muda sering menggunakan “Bahasa Gaul” dengan istilah-istilah yang unik dan tidak formal.  Bahasa Gaul dapat diartikan sebagai bahasa yang digunakan dalam komunikasi informal yang sering dijumpai dalam percakapan sehari-hari maupun di media sosial. 

Manfaat Bagi Warga Senior

Ada beberapa alasan mengapa warga senior perlu belajar Bahasa Gaul ditinjau dari segi sosial, pendidikan serta kepraktisan antara lain :

  • Bahasa Gaul dapat meningkatkan komunikasi secara efektif antara warga senior terhadap warga juniornya terutama dengan anak dan cucu mereka.
  • Memahami Bahasa Gaul dapat membantu mengurangi kesenjangan antara warga senior dengan warga generasi muda.
  • Memahami Bahasa Gaul dapat membantu warga senior meningkatkan pengetahuan tentang budaya dan tren terkini.
  • Memahami Bahasa Gaul dapat membantu warga senior meningkatkan kesadaran tentang isu-isu sosial dan budaya yang dihadapi oleh anak cucu mereka.
  • Memahami Bahasa Gaul dapat membantu warga senior menghindari kesalah-pahaman dengan anak cucu mereka.
  • Memahami Bahasa Gaul dapat membantu warga senior merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berinteraksi dengan anak cucu mereka.
kamus bahasa gaul debby sahertian
kamus bahasa gaul debby sahertian

Sejarah Bahasa Gaul

Sebenarnya tiap generasi sudah mempunyai Bahasa Gaul, paling tidak untuk kalangan terbatas. Namun pada dekade tahun 1980-an Bahasa Gaul terus berkembang karena digunakan oleh komunitas untuk pergaulan di mana kosakatanya berasal dari berbagai sumber seperti dialek Indonesia Jakarta, bahasa prokem, bahasa daerah, dan bahasa asing.

Baca juga:  Tips Aman dan Sehat Bagi Warga Senior Hadapi Cuaca Tak Menentu

Pada tahun 2000 pernah terbit buku “Kamus Gaul” karya Debby Sahertian yang diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan. Buku kamus ini berisi kumpulan kata dan istilah Bahasa Gaul di Indonesia.

Kemudian ada juga terbit buku “Kamus Bahasa Gaul Kaum Milenial” yang ditulis oleh Irwan P. Ratu Bangsawan yang diterbitkan oleh Dinas PPOP Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kedua buku kamus ini tentunya menjadi tonggak sejarah rujukan perkembangan Bahasa Gaul di tanah air hingga kini.. 

Ciri Bahasa Gaul

Secara umum Bahasa Gaul  menjadi bahasa yang populer di kalangan anak muda karena beberapa alasan seperti  : 

  • Anak muda punya kreativitas untuk menciptakan istilah-istilah unik guna mengungkapkan diri.
  • Menjadi simbol identitas anak muda dan kelompok sosial mereka.
  • Memudahkan komunikasi antar anak muda dengan menggunakan istilah yang sama.

Namun Bahasa Gaul memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan bahasa formal yang sudah baku antara lain  :

  • Menggunakan istilah unik, contoh  :  bokap, nyokap, doi, lebay, julid, kicep, gebetan dst.
  • Menggunakan singkatan, contoh  :  baper (bawa perasaan), mager (malas gerak), kepo (knowing every particular object), kuper (kurang pergaulan), alay (anak layangan), pelakor (perebut lelaki orang), pansos (panjat sosial), bucin (budak cinta), mantul (mantap betul), japri (jalur pribadi), gercep (gerakan cepat) dst.
  • Menggunakan ekspresi, contoh  :  gokil, keren, cie, dong, kok, wah, tuhdst.
  • Digunakan hanya spesifik dalam bahasa percakapan.

Bahasa Gaul Telah Masuk KBBI

Bahasa Gaul yang awalnya bahasa informal atau tidak resmi, kini sudah banyak kosakatanya masuk secara resmi menjadi entri lema baru di KBBI karena  :

  • Frekuensi penggunaan Bahasa Gaul yang sering digunakan oleh anak muda dapat dianggap sebagai bagian dari Bahasa Indonesia.
  • Akseptasi masyarakat terhadap Bahasa Gaul yang besar telah diterima oleh masyarakat  luas sebagai bagian dari Bahasa Indonesia.
  • Perkembangan Bahasa Gaul saat ini merupakan bagian dari pengembangan Bahasa Indonesia.
Baca juga:  Rahasia Licik Penipuan Segitiga yang Mengincar Warga Senior

Ternyata Bahasa Gaul mampu memperkaya perbendaharaan kosakata dan istilah dalam Bahasa Indonesia yang beberapa diantaranya telah masuk sebagai entri baru dalam KBBI. 

Jadi warga senior, jangan lagi alergi pada Bahasa Gaul. Cucu-cucu pasti dengan senang hati akan mengajarkan Bahasa Gaul kepada kakek dan nenek tercinta.  

1 thought on “Bahasa Gaul”

  1. Wow keren ini
    Kadang bahasa gaul menyatukan bbrp generasi , shg nyambung jk ber inter aksi.
    Ditunggu artikel lainnya, guna memahami anak, cucu, generasi penerus kita .
    Narasi pada text Sumpah Pemuda , bisa di tambahkan juga , bahasa gaul mempersatukan kakek n cucu .

    Reply

Leave a Comment